Breaking News

Bencana Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah

Bencana Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah

 Gempa Bumi Aleppo (1138)

Kota Aleppo merupakan kota terbesar di Suriah dan termasuk kota tertua di dunia, sudah ada sejak tahun 2000 SM. Aleepo pernah dilanda gempa bumi besar, rangkaian gempa tersebut berlangsung dari bulan Oktober 1138 sampai dengan bulan Juni 1139. Akibat bencana alam ini, sekitar 230.000 orang meninggal dunia.






Topan India (1839)

Pada tahun 1839, gelombang pasang setinggi 40 kaki menghantam kota pelabuhan di Coringa. Gelombang pasang tersebut diakibatkan oleh topan besar yang melanda India waktu itu. Akibat topan dahsyat ini, lebih dari 300.000 orang tewas.








Gempa Samudra Hindia / Tsunami (2004)

Pada tahun 2004, gempa besar berkekuatan 9,3 SR terjadi di Samudra Hindia. Gempa tersebut menyebabkan gelombang besar atau Tsunami yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Langka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika. Sekitar 230.000 orang tewas di 8 negara akibat gempa yang menyebabkan tsunami ini.

Letusan Krakatau 1883
Letusan Krakatau 1883 terjadi di Hindia Belanda (sekarang Indonesia), yang bermula pada tanggal 26 Agustus 1883 (dengan gejala pada awal Mei) dan berpuncak dengan letusan hebat yang meruntuhkan kaldera. Pada tanggal 27 Agustus 1883, dua pertiga bagian Krakatau runtuh dalam sebuah letusan berantai, melenyapkan sebagian besar pulau di sekelilingnya. Aktivitas seismik tetap berlangsung hingga Februari 1884. Letusan ini adalah salah satu letusan gunung api paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah, menimbulkan setidaknya 36.417 korban jiwa akibat letusan dan tsunami yang dihasilkannya. Dampak letusan ini juga bisa dirasakan di seluruh penjuru dunia.

Topan Bhola, Bangladesh - 1970


Adalah bencana alam angin topan terpanas yang pernah ada dalam sejarah dunia. Sebanyak 500.000 korban jiwa ditelan oleh bencana alam mengerikan yang melanda Pakistan (Bangladesh) ini, tepatnya pada 12 November 1970, bernamakan Topan Bhola.
Angin topan ini terbentuk di atas pusat Teluk Bengal pada 8 November yang kemudian bergerak dengan cepat menuju Utara. Hingga akhirnya ia mencapai titik puncak kecepatan angin 185 km/jam di 11 November yang juga adalah dimana ia mencapai Pakistan. Pemerintah Pakistan yang pada saat itu dipimpin oleh Jenderal Yahya Khan mendapat banyak kritik akibat lambannya penanganan yang dilakukan setelah terjadinya Topan Bhola.

Tidak ada komentar